|
Pada tahun 1980, Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Bogor bermaksud membangun rumah sakit umum di atas tanah Pemda seluas 5 hektar dan luas bangunan 990 M2 di daerah Cilendek Kelurahan Menteng Kecamatan Bogor Barat.
Namun, oleh karena keterbatasan dana, tenaga, sarana dan prasarana, maksud tersebut tidak dapat diwujudkan akibatnya gedung dan lahan tersebut menjadi terbengkalai. Kesulitan yang dihadapi Pemda Kodya Bogor tersebut diketahui oleh Pihak Yayasan Karya Bhakti. Sejalan dengan misinya, Yayasan Karya Bhakti ingin turut berpartipasi dalam meningkatkan derajat kesehatan warga kota Bogor dan sekitarnya yang kemudian diwujudkan melalui kerjasama dengan Pemda Kodya Bogor. Rumah Sakit Karya Bhakti yang beralamat di Jl. Sumeru No. 120 Bogor, diresmikan pada tanggal 14 Agustus 1984 oleh Menteri Sosial RI Ny. Nani Sudarsono, SH. |
|
|
Falsafah
Sebagai unit pelaksana pengabdian dari Yayasan Karya Bhakti (YKB), falsafah RS Karya Bhakti adalah falsafah YKB yaitu Pancasila.
Visi
Pelayanan yang bermutu dengan karyawan yang profesional serta didukung tehnologi yang memadai untuk dapat bersaing pada era globalisasi dengan tidak melupakan unsur kesejahteraan.
Misi
- • Berpartisipasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bogor dan sekitarnya.
- • Menyajikan pelayanan yang profesional dengan mutu yang terstandarisasi untuk menghadapi era globalisasi.
- • Meningkatkan kemampuan profesionalisme karyawan agar mampu meningkatkan kinerjanya pada produktifitas yang maksimal.
- • Memberikan pelayan kesehatan yang bermutu dengan biaya terjangkau.
- • Memberikan pelayanan kesehatan dengan mengutamakan kepuasan pengguna jasa.
Tujuan
- • Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu
- • Tingkat kesejahteraan karyawan yang memadai
- • Meningkatnya profesionalisme kerja para karyawan
- • Terwujudnya pelayanan kesehatan yang mengutamakan kepuasan kepada pengguna jasa
- • Turut membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bogor dan sekitarnya
Motto Melayani dengan sentuhan kasih sayang melalui Karya dan Bhakti.
|
|
|